Siluet Pagi



Perasaan cinta itu sesungguhnya seperti apa?

Sepertinya, aku belum mengerti harus bagaimana memperlakukan cinta dalam hidupku. Haruskah aku mengistimewakannya? Haruskah aku tetap menjaga perasaan cinta? Atau harus mengabaikannya hingga aku tak pernah lagi mengenal perasaan aneh seperti itu?

Menyedihkan.
Di usia yang katanya merupakan usia matang untuk menyatakan cinta, menerima cinta dan mencari cinta, namun aku malah buta akan cinta itu sendiri.

Berharap.
Seperti dalam dongeng, menunggu munculnya seorang pangeran yang akan membawaku ke kerajaannya dan hidup bahagia . Bersama. Berdua. Dalam mahligai yang bernama cinta.

Lucu.
Membayangkan , berimajinasi , melamun , membuat khayalan-khayalan indah memang mudah. Seakan kau masuk ke dalam dunia yang kau inginkan namun ketika kau sadar atau terbangun, kau akan merasa bodoh, kesepian, dan kemudian menangis. Menangis sekeras yang kau bisa. 

Topeng.
Sampai kapan topeng-topeng kebahagiaan  akan melekat kuat pada wajah tanpa ekspresi dan hampa ini? Membuat semua tertipu akan keadaan diriku yang sebenarnya. Mereka tak akan menyadarinya, mereka tidak akan peduli, mereka tidak akan mampu merasakan apa yang aku rasakan. Karena meraka semua adalah pemain pembantu  dalam cerita dongeng hidupku.

Komentar

Postingan Populer